Senin, 11 Oktober 2010

Lahirnya Muhammadiyah,,,,





Film yang disutradarai oleh Hanung Bramantio ini, benar membuat bulu kuduk merinding,,, bukan karena takut setan atau apa,,, tapi ingat ketika ikut memperjuangkan organisani Islam yang seindah Muhammadiyah, "Subhanallah segitu berat perjuangan datuk (kyai Hj. Ahmad Dahlan). caci, maki, hingga roboh surau atau langgar kidul yang beliau dirikan bersama dengan murid-muridnya,,,, namun beliau tetap memperjuangkan organisasi Islam" namun sayang mengapa kisah perjuangan tidak begitu detail yach? Jika kita kaji melalui pelajaran Kemuhammadiyahan sebelum terbentuk organisasi Muhammadiyah terbentuklah 'Organisasi Sopo Tresno', pa tersirat pada saat pembentukan madrasah yach?,,, ah,,, klo itu biarlah kak Hanung Bramantio sendiri yang mengoreksi,,,, yang jelas film ini adalah best of the best,,, n mampu menggetaran jiwa dalam gerakanku,,,
Rasanya menyesal sekali ketika saya bergabung di Organisasi IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) jikalau hanya membuang-buang waktu, tenaga, pikiran demi martabat dan pangkat,,, sebagaimana beliau (K.H. Ahmad Dahlan) katakan hidup-hidupilah Muhammadiyah jangan hidup karena muhammadiyah".
Terlebih jika saat kita berada dalam forum IPM hanya menjadikannya sebagai ajang mencari jodoh (pacaran), Duh betapa tindakan kita mencoreng nama baik Perguruan dan Organisasi Muhammadiyah apalagi melemparkan tanggungjawab kita di organisasi demi kepentingan diri "malu dech awak,,,,,".
Ini adalah sebagian renungan saja, agar IPM mu,,,,, IPM ku,,,,, IPM kita,,,, semakin bagus, terutama untuk IPM kabupaten Blora, yang insyallah akan mengadakan acara musyawarah Daerah,,,, semoga di dalam ajang Musyawarah daerah teman-teman dapat menemukan cara atau keputusan-keputusan guna memecahkan masalah,,,,. saya minta maaf karena tidak dapat mendukung kawan-kawan dari jarak yang begitu dekat,,, mudah-mudahan tulisan ini dapat mewakili rindu pada pertemuan kita,, akhir dari untaian kata pada Blog ini saya sampaikan minta maaf apabila dari tulisan saya berikut ini membuat saya bersalah kepada pembaca.
Nun walqolami wama Yasturun,,,,,,

Selasa, 05 Oktober 2010

Macam-macam organisasi

Berdasarkan proses pembentukanya:

  • Organisasi Formal

Organisasi yang dibentuk secara sadar dan dengan tujuan-tujuan tertentu diatur dengan ketentuan-ketentuan formal baik dalam anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga, (ADART) kegiatan atau hubungan adalah hubungan jabatan sebagaimana diatur dalam ketentuan tertuli.

  • Organisasi Informal

Terbentuk tanpa disadari sepenuhnya, tujuan tidak jelas, anggaran dasar serta anggaran rumah tangga tidak ada, hubungan terjalin secara pribadi. contohnya kerja kelompok, diskusi dalam kelas.

Berdasarkan Kaitan Hubungan dengan Pemerintah:

· Organisasi Resmi, Organisasi yang di bentuk dengan pemerintah dan atau harus terdaftar dalam lembaran Negara.

· Organisasi Tidak Resmi, Organisasi yang tidak ada hubunganya dengan pemerintah dan atau tidak terdaftar dalam lembaran Negara

Berdasarkan Skalanya:

  1. Organisasi besar
  2. Organisasi sedang
  3. Organisasi kecil

Berdasarkan tujuannya:

· Organisasi Sosial, Organisasi yang tujuan utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa memperhitungkan untung rugi

· Organisasi Perusahaan, Organisasi yang didirikan dengan tujuan komersil atau mencari keuntungan

Berdasarkan bagan organisasi:

  1. Segitiga Vertikal
  2. Segitiga Horosontal
  3. Kerucut Vertikal Horisontal
  4. Lingkaran
  5. Setengah lingkaran
  6. Oval

Berdasarkan Tipe atau bentuknya:

Dalam perkembangan untuk saat ini pada pokoknya ada 6 bentuk organisasi yang perlu diperhatikan yaitu:

    1. ORGANISASI LINI (LINE ORGANIZATION)

Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga

Ciri-ciri:

¨ Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dengan satu garis wewenang

¨ Jumlah karyawan sedikit

¨ Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi

¨ Belum terdapat spesialisasi

¨ Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan

    1. ORGANISASI LINI DAN STAF (LINE AND STAFF ORGANISATION)

Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan:

Ciri-ciri:

§ Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung

§ Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff

§ Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff

§ Jumlah karyawan banyak

§ Organisasi besar, bersifat komplek

§ Adanya spesialisasi

    1. ORGANISASI FUNGSIONAL (FUNCTIONAL ORGANISATION)

Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.

Ciri-ciri:

© Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan

© Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan

© Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis

© Target-target jelas dan pasti

© Pengawasan ketat

© Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi

    1. ORGANISASI LINI & FUNGSIONAL (LINE & FUNCTIONAL ORGANISATION)

Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.

Ciri-ciri:

ª Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan.

ª Terdapat spesialisasi yang maksimal

ª Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja

    1. ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND STAFF ORGANISATION)

Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.

Ciri-ciri:

© Organisasi besar dan kadang sangat ruwet

© Jumlah karyawan banyak.

© Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:

˜ Karyawan dengan tugas pokok (line personal)

˜ Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)

˜ Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)

    1. ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORGANISATION)

Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.

Ciri-ciri:

Ž Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif

Ž Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan.

Ž Asas musyawarah sangat ditonjolkan

Ž Organisasinya besar & Struktur tidak sederhana

Ž Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga.